Ribuan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) dari Wilayah Samudera Pase dan Wilayah Kuta Pase berkumpul untuk menggelar ziarah dan doa bersama di makam Teungku Hasan Tiro, pendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Gampong Manggra, Meureue, Aceh Besar. Acara ini juga dihadiri oleh anggota KPA dari Aceh Rayeuk dan GAM eks Libya. Dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, para pejuang GAM menyelenggarakan doa bersama, membentangkan bendera Bintang Bulan, dan mengikuti prosesi sumpah untuk mempererat persaudaraan mereka.
Ketua KPA Wilayah Samudera Pase, Saiful Bahri alias Pon Yaya, menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada Teungku Hasan Tiro dan untuk memperkuat silaturahmi di antara mantan kombatan. Dia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam situasi damai saat ini dan berharap perdamaian di Aceh dapat terus terjaga. Kegiatan ziarah ini juga dianggap sebagai upaya untuk melibatkan kembali anggota GAM dalam pembangunan Aceh sesuai dengan MoU Helsinki.
Bendahara KPA Wilayah Kuta Pase, M Yasir Umar, menambahkan bahwa acara tersebut merupakan pengingat akan perjalanan panjang perjuangan Aceh dan menjadi momen refleksi atas jasa-jasa para pendahulu. Yasir mendorong seluruh anggota KPA untuk berkontribusi dalam pembangunan Aceh di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf alias Mualem, Ketua KPA Pusat. Ketua KPA Wilayah Aceh Rayeuk, Mukhlis Basyah, juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap ziarah serupa dapat terus digelar di wilayah lainnya.
Share
Berita Lainnya
