Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bertambah

0
1168

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) pada Jumat, 15 Maret 2019 merilis jumlah Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Januari 2019 meningkat menjadi 383,3 miliar dolar AS atau naik 5,5 miliar dolar AS dari periode sebelumnya.

Jumlah utang luar negeri tersebut terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,2 miliar dolar AS, serta utang swasta termasuk BUMN sebesar 193,1 miliar dolar AS.

Menurut rilis BI, secara tahunan, utang luar negeri Indonesia Januari 2019 tumbuh 7,2 persen. Posisi utang luar negeri pemerintah pada Januari 2019 sebesar 187,2 miliar dolar AS atau tumbuh 3,7 persen, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,1 persen.

Pertumbuhan utang luar negeri tersebut terutama dipengaruhi oleh arus masuk dana investor asing di pasar SBN domestik selama Januari 2019, yang menunjukkan peningkatan kepercayaan investor asing terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Kenaikan posisi utang luar negeri pemerintah memberikan kesempatan lebih besar bagi pemerintah dalam pembiayaan belanja negara dan investasi pemerintah.

Sektor-sektor prioritas yang dibiayai melalui utang luar negeri antara lain sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, sektor konstruksi, sektor jasa pendidikan, sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib, serta sektor jasa keuangan dan asuransi.

Sementara utang luar negeri swasta mengalami perlambatan pada Januari 2019. Posisi utang luar negeri swasta meningkat 1,5 miliar dolar AS, atau tumbuh 10,8 persen, melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11,5 persen.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here