Thursday, April 16, 2026

USK Kirim 50 Mahasiswa Dukung Pemulihan Bencana di Pidie Jaya

Share

Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh telah mengirimkan 50 mahasiswa untuk turut serta dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Gampong (desa) Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Diharapkan kehadiran mahasiswa dapat membantu dalam proses pemulihan pasca bencana serta mempererat silaturahmi dalam komunitas. Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK, Abu Bakar, sebagai upaya untuk memberikan semangat kepada para mahasiswa sebelum berangkat.

Ketua Pengabdian, Fachrizal Ambia dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) FKIP USK memimpin kegiatan pengabdian ini. Tim dosen lintas fakultas, seperti Dr. Hamny, Daniel, Dr. Frengki dari Fakultas Kedokteran Hewan, dan Muhammad Resthu dari Fakultas Pertanian juga terlibat dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 50 mahasiswa dari berbagai fakultas serta UKM Taekwondo USK ikut serta dalam program pengabdian yang berlangsung selama 20 hari.

Tema program pengabdian ini adalah “Penerapan Kompor Tekanan Tinggi Berbahan Bakar Minyak Jelantah dan Larutan Pembersih Kerak Hemat Air sebagai Solusi Energi dan Efisiensi Produksi Usaha Masyarakat Terdampak Bencana.” Tujuan dari tema ini adalah memberikan solusi teknologi yang tepat guna bagi masyarakat untuk mendukung efisiensi energi dan pemulihan usaha mereka pasca bencana.

Fachrizal Ambia juga menegaskan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana di Aceh. Diharapkan melalui partisipasi mahasiswa dan dosen dari berbagai disiplin ilmu, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Gampong Geunteng, Pidie Jaya. Keuchik Gampong Geunteng, Usman, sangat mengapresiasi kehadiran para mahasiswa dan berharap agar mereka tetap menghormati norma dan aturan setempat selama menjalani program pengabdian. Semua pihak berharap agar kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah pengabdian biasa, tetapi membawa semangat kebersamaan serta harapan baru bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru