Friday, August 7, 2026

Universitas AS Batasi Mahasiswa Baru dengan Teknologi AI

Share

Universitas di AS Melarang Penggunaan AI Bagi Mahasiswa Baru

Fakultas Hukum Universitas Chicago di Amerika Serikat (AS) telah mengambil langkah drastis dengan melarang penggunaan sebagian besar perangkat elektronik di kelas inti yang melibatkan mahasiswa tahun pertama. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk menyikapi perkembangan era kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat.

Kebijakan Baru dan Dampaknya

Kebijakan baru ini akan mulai diberlakukan pada sesi akademik musim gugur 2026-2027. Mahasiswa tahun pertama tidak diperbolehkan menggunakan laptop, tablet, dan telepon di kelas, kecuali dalam keadaan tertentu yang sudah disetujui oleh dosen. Mereka didorong untuk mencatat secara manual dengan pena dan kertas sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir, argumentasi, dan analisis secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan AI.

Untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan lancar, dosen dapat menunjuk seorang mahasiswa sebagai juru tulis kelas yang diizinkan menggunakan perangkat elektronik untuk menyediakan catatan digital sebagai referensi bagi mahasiswa lain. Selain itu, fakultas juga telah menetapkan ujian untuk mata kuliah inti tahun pertama yang akan dilakukan secara tatap muka tanpa akses internet, berkas elektronik, atau aplikasi eksternal.

Alasan di Balik Keputusan

Melalui langkah ini, fakultas bertujuan untuk memastikan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, strategis, dan mandiri sebelum bergantung pada bantuan AI dalam praktik hukum. Dengan demikian, diharapkan para mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia nyata tanpa terlalu tergantung pada teknologi.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru