BANDA ACEH – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan anak-anak, United Nations Children’s Fund (Unicef) sangat mendukung program penangan anak-anak dengan pertumbuhan yang pendek (stunting).

Perwakilan Unicef bersama Pemerintah Aceh melalui TP PKK Aceh menggelar pertemuan membahas isu dan aksi penanganan stunting di Pendopo Wakil Gubernur Aceh, pada Selasa, 7 Mei 2019 di Banda Aceh.

Hadir dalam pertemuan itu Perwakilan Deputi Unicef Indonesia Robert Grass, Ketua Nutrisi Unicef Indonesia Jee Hyun Rah dan Andi Yogatama. Rombongan Unicef tersebut diterima oleh Wakil Ketua TP PKK Aceh, Dyah Erti Idawati.

Perwakilan Unicef Indonesia, Andi Yogatama mengatakan pihaknya sangat mendukung langkah Pemerintah Aceh untuk menurunkan stunting. Salah satu cara menurunkan penyakit tersebut adalah dengan melakukan kerjasama antar stakeholder.

“Kita harus sinkron dan melibatkan seluruh stakeholder untuk menangani stunting. Bicara soal stunting tidak hanya soal persoalan malnutrisi, tapi soal sanitasi juga perlu diperhatikan,” ujar Andi.

Andi mengatakan saat ini Unicef dan Pemerintah Aceh melakukan pilot project penurunan stunting di 4 kabupaten dan kota. Di antaranya,Aceh Singkil, Aceh Jaya, Sabang dan Simeulue.

Sementara itu Wakil Ketua TP PKK Aceh, Dyah Erti Idawati mengatakan Pemerintah Aceh optimis dan berkomitmen untuk mengurangi jumlah anak penderita stunting di Aceh. Pemerintah Aceh telah memprogramkan Rumoh Gizi di setiap kabupaten dan kota guna menurunkan stunting.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here