BLANGKEJEREN – Tukang bakso keliling di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian, setelah kedapatan encuri uang warga Kutelintang senilai Rp 46 juta saat pemilik keluar rumah.

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Abdulah Hamid bersama Kasubag Humas Aiptu A.Dalimunte dan anggota Satres lainya, Senin, 26 Agustus 2019 mengatakan, tukang bakso keliling yang diamankan adalah Beni Ariga Timang (26) warga Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren, ia terbukti mencuri dan hasil curianya sudah diamankan.

“Uang sejumlah Rp 46 juta lebih itu dicurinya dari Toko BRI Link milik Suharni di Simpang Badak, desa Kuitelintang, Kecamatan Blangkejeren pada Senin Tanggal 19 Agustus kemarin pukul 23:00 Wib,” katanya.

Kejdian itu kata Kasat Reskrim bermula pada tengah malam tanggal 19 Agustus 2019 kemarin, pelaku yang sedang jalan-jalan melihat rumah korban sedang kosong, sedangkan biasanya rumah itu ada pemiliknya karena pelaku sering mengirim uang melalu BRI Link dan korban juga merupakan pelanggan bakso tersangka.

“Melihat rumah sedang kosong, tersangka ini kemudian mengantarkan sepeda motornya ke rumah temannya, kemudian ia berjalan kaki menuju rumah korban, melihat ada kesempatan lantaran pintu tidak sepenuhnya dikunci, pelaku langsung masuk dan mencari uang di dalam lemari yang disimpan dalam tas,” jelasnya.

Setelah tas itu diambil, pelaku inipun langsung menuju pintu belakang rumah untuk keluar, iapun dengan santai berjalan menuju kelokasi sepeda motor yang diparkirkan dirumah temanya. Dan uang itu berhasil dibawa kabur pelaku menuju rumahnya di daerah Arul Lemu Penampaan Uken.

“Aksi pelaku ini ada yang melihat, sehingga setelah kejadian, anggota langsung bergerak melakukan penangkapan. Dan saat penangkapan di kediaman tersangka, ia tidak melawan, uang yang dicuri juga belum dipergunakan untuk membeli apapun,” jelasnya.

Menurut pengakuan tersangka, niat jahatnya timbul untuk mencuri setelah melihat ada kesempatan, dan uang itu rencananya akan dipergunakan untuk membantu adiknya yang saat ini ada di Bener Meriah. Akibat perbuatanya, tersangka terpaksa mendekam dibalik jeruji besi guna mempertanggung jawabkan perbuatanya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here