Masyarakat Desa Lataling, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, memiliki tradisi perayaan yang sangat istimewa setiap tahun setelah Idul Fitri, yaitu perayaan Hari Raya Anak Yatim. Kepala Desa Lataling, Rajuin, menjelaskan bahwa perayaan ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa dan selalu dilakukan secara bersama-sama. Setiap tahun sebelum perayaan dimulai, masyarakat memberikan santunan kepada anak yatim melalui panitia yang telah dibentuk. Santunan tersebut berupa uang atau paket sembako. Pada tahun ini, sebanyak delapan anak yatim menerima santunan.
Sudirman, salah satu panitia Hari Raya Anak Yatim, menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat dan dampak positif bagi anak yatim serta masyarakat luas. Perayaan ini tidak hanya meningkatkan kepedulian sosial tetapi juga mengajarkan nilai-nilai berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama kepada mereka yang kurang beruntung. Bagi anak yatim, perayaan ini memberikan dukungan moral yang penting bagi mereka untuk merasa dihargai dan diterima dalam masyarakat.
Tradisi perayaan Hari Raya Anak Yatim di Desa Lataling diharapkan tetap dapat terjaga dan dilaksanakan setiap tahun. Harapan disampaikan agar nilai-nilai kepedulian dan kasih sayang terus berkembang di masyarakat. Semoga tradisi ini akan terus berlanjut dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Desa Lataling.
