Meskipun kuantitas serangan siber cenderung menurun selama Ramadan 2026, penipuan digital semakin mematikan. PT ITSEC Asia Tbk mengungkapkan bahwa meskipun serangan siber berkurang secara jumlah, penipuan digital semakin berkembang menjadi ancaman serius dengan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI). Hal ini disebabkan oleh kemudahan dan efektivitas penipuan psikologis manusia dibandingkan dengan upaya meretas server yang mahal. Data dari tim Threat Intelligence ITSEC Asia dan platform Horizon Scout menunjukkan penurunan kasus defacement, kebocoran data, ransomware, dan serangan DDoS pada Maret 2026 dibandingkan dengan sebelumnya. Jadi, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap penipuan digital pada saat-saat seperti Lebaran agar tidak menjadi korban penipuan yang merugikan.
