Thursday, July 16, 2026

Tim Tangkap WN China Selundupkan Emas 2.989 Gram di Aceh

Share

Penyelundupan Emas 2.989 Gram Oleh Warga Negara China di Bandara SIM Blang Bintang

Tim gabungan Bea Cukai Banda Aceh dan instansi terkait berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ekspor emas batangan seberat 2.989 gram oleh seorang warga negara China di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Penangkapan terjadi pada Rabu (1/7) sekitar pukul 17.30 WIB, ketika penumpang pesawat komersial yang berinisial GP hendak ke Malaysia.

Penindakan Kedua Penyelundupan Emas di Bandara SIM

Kepala Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Banda Aceh, Rahmat Priyandoko, mengungkapkan bahwa ini merupakan penindakan kedua terkait penyelundupan emas melalui Bandara SIM. Sebelumnya, tim gabungan telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan emas seberat 527 gram.

Dalam penindakan kali ini, informasi intelijen menjadi kunci keberhasilan. Tim Bea Cukai Banda Aceh bekerja sama dengan berbagai instansi seperti Angkasa Pura, Polda Aceh, Polresta Banda Aceh, Imigrasi Banda Aceh, dan Lanud SIM untuk mengamati penumpang. Penumpang yang mencurigakan akhirnya teridentifikasi sebagai GP yang kedapatan membawa dua batang emas dalam tas kecilnya.

Nilai Emas Mencapai Rp7,254 Miliar

Rahmat Priyandoko mengungkapkan bahwa nilai emas seberat 2.989 gram yang diselundupkan oleh GP mencapai Rp7,254 miliar berdasarkan harga referensi Kementerian Perdagangan RI. Saat ini, GP ditahan di Polda Aceh untuk proses penyidikan lebih lanjut guna mengungkap asal dan legalitas emas yang dibawanya.

Bea Cukai Banda Aceh memberikan komitmen kuat dalam melindungi perekonomian nasional dan mengamankan penerimaan negara. Dengan sinergi bersama instansi terkait, mereka terus memperketat pengawasan untuk mencegah upaya penyelundupan komoditas berharga seperti emas. Semua pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, diimbau untuk mematuhi regulasi ekspor demi menciptakan iklim perdagangan yang adil dan berkontribusi maksimal bagi perekonomian nasional.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru