Wednesday, May 20, 2026

Teknologi Drone Shahed: AS dan Israel Contek Inovasi Terbaru

Share

Departemen Pertahanan AS sedang menghadapi tantangan besar dalam persenjataan dengan Iran, dan sebagai respons, Pentagon telah mulai mempersiapkan alternatif dengan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Perusahaan Anthropic, yang sebelumnya dianggap sebagai risiko bagi rantai pasokan militer, sedang dalam pengembangan oleh Cameron Stanley, kepala bagian digital dan AI Pentagon. Langkah ini bertujuan untuk menerapkan lebih banyak model bahasa besar (LLM) di lingkungan pemerintah AS.

Meskipun ada hambatan sebelumnya, termasuk larangan penggunaan teknologi Anthropic yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump, Pentagon masih berusaha memajukan proyek AI ini. Masa transisi enam bulan diberikan kepada beberapa lembaga termasuk Departemen Pertahanan untuk menyesuaikan diri. Namun, keputusan Pentagon untuk menganggap Anthropic sebagai “risiko rantai pasokan” telah memicu kontroversi, dengan perusahaan tersebut membalas dengan mengajukan gugatan terhadap pemerintah AS.

Upaya Pentagon dalam mengembangkan AI untuk pertahanan perang menunjukkan dorongan yang kuat untuk memperkuat kemampuan militer AS dalam menghadapi ancaman persenjataan lainnya. Dengan penerapan teknologi canggih, diharapkan sistem AI baru ini dapat segera beroperasi dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan negara.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru