Pada Kamis, di Dusun Rantau Panjang Reubek, Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Para korban banjir dan tanah longsor bekerja sama dalam memasak daging sapi bersama untuk menjaga tradisi “meugang” saat hari pemotongan hewan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepala Dusun, Jahidin, mengungkapkan bahwa satu ekor sapi yang disumbangkan oleh donatur dipotong dan dimasak bersama untuk warga yang tinggal di hunian sementara, sebagian dari mereka tinggal di rumah yang terbuat dari kayu. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada donatur yang memberikan sumbangan sapi tersebut untuk santapan bersama saat berbuka puasa. Daging sapi ini juga dibagi kepada 44 kepala keluarga korban bencana yang tinggal di dusun. Bantuan sapi ini merupakan sumbangan dari Aceh Connection Foundation, yang bertujuan untuk tradisi “meugang” bagi korban banjir di daerah tersebut. Sapi dibeli dari warga setempat untuk mendukung perekonomian mereka, dan dagingnya dimasak dan dimakan bersama saat berbuka puasa. Selain sapi, berbagai bantuan juga telah disalurkan kepada korban banjir dan longsor sejak masa tanggap darurat, termasuk bantuan masa panik, perlengkapan sekolah, dan paket berbuka puasa setiap Jumat. Tindakan ini merupakan upaya kolaboratif untuk mendukung pemulihan korban bencana.
Share
Berita Lainnya
