Monday, March 16, 2026

Takjil Berbuka Sehat di Banda Aceh Tanpa Bahan Berbahaya

Share

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal telah menyatakan bahwa hasil pemeriksaan takjil berbuka puasa dan penganan lainnya di ibu kota Banda Aceh tidak mengandung bahan berbahaya. Hal ini didasarkan pada hasil tes cepat yang dilakukan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh di lokasi penjualan takjil di Banda Aceh.

Dalam pengawasan takjil berbuka puasa di kawasan Jln Tgk Pulo Dibaroh, Kecamatan Baiturrahman bersama BPOM Aceh, sebanyak 60 sampel telah diperiksa dan tidak ditemukan adanya bahan berbahaya. Illiza Sa’aduddin Djamal mengungkapkan bahwa hal ini menunjukkan tingkat kesadaran dan kejujuran masyarakat yang semakin meningkat, dimana mereka tidak menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan.

Makanan yang diperiksa oleh BPOM Aceh meliputi minuman, bakso, mi, dan berbagai jenis makanan lainnya. Kepala BBPOM Aceh, Riyanto menambahkan bahwa hasil uji cepat dari 60 sampel tersebut tidak mengandung borak, formalin, metanil yellow, dan rhodamin B. Dia juga menekankan bahwa pedagang di Banda Aceh semakin meningkat kesadaran untuk tidak menggunakan bahan kimia dalam produk makanan.

Pengawasan yang dilakukan oleh BPOM akan terus berlanjut guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Hal ini sebagai upaya untuk memastikan bahwa makanan yang dijual aman dikonsumsi tanpa mengandung bahan berbahaya. Selain itu, BPOM juga terus memberikan edukasi kepada para pedagang agar menggunakan bahan mentah yang aman dan tidak berbahaya dalam produk makanan.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru