pelantikan bupati

BLANGKEJEREN – Para jurnalis di Gayo Lues protes akibat tak bisa masuk gedung pelantikan bupati. Padahal H Amru yang dilantik sebagai Bupati Gayo Lues periode 2017-2022 adalah mantan jurnalis. Ia dilantik bersama wakilnya, Said Sani, Selasa, 3 Oktober 2017.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gayo Lues, Rasidan menyesalkan hal itu. Menurutnya, sangat aneh bila waratwan tidak diizinkan masuk untuk meliput pelantikan pejabat daerah. “Kami sangat kecewa karena tidak bisa masuk gedung untuk meliput, padahal dimana-mana wartawan diizinkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bambang Yudi, seorang jurnalis mencoba untuk masuk ruangan sidang untuk mengambil gambar, namun tidak diizinkan oleh polisi dengan alas an dilarang oleh panitia.

Mengetahui hal itu, para wartawan yang menunggu di luar gedung DPRK langsung megumpulkan kartu pers dan kamera di lantai sebagai bentuk protes kepada panitia. “Dalam jadwal ada dua menit diberikan waktu wartawan mengambil gambar, tapi waktu itu tidak cukup, pemeriksaan saja sudah berapa menit, menuju ruang sidang juga berapa menit, tapi itu tidak dipertimbangkan panitia,” ungkap Rasidan.

Sementara itu Ketua DPRK Gayo Lues, H Ali Husin saat mebuka rapat pengambilan sumpah dan pelantikan memohon maaf kepada undangan karena tidak bisa semuanya masuk akibat keterbatasan tempat. “Atas nama pimpinan, kami mohon maaf,” ucapnya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here