Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus berupaya meningkatkan status sebagai kabupaten layak anak dengan predikat nindya dari Kementerian PPPA. Saat ini, Aceh Barat masih berkategori Pratama sehingga diperlukan upaya ekstra untuk mencapai level madya. Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, menjelaskan bahwa untuk mencapai predikat nindya, diperlukan kerja optimal, sinergi lintas sektor, dan pemenuhan indikator yang didukung oleh data akurat.
Organisasi perangkat daerah (OPD) memainkan peran penting dalam evaluasi KLA, mulai dari kebijakan hingga perlindungan anak. Said berkomitmen untuk melakukan pengawasan intensif terhadap proses dan perkembangan kegiatan gugus tugas. Ia juga akan membuka grup WhatsApp untuk memonitor kegiatan tersebut secara langsung.
Kepala Dinas DP3AKB Aceh Barat, Mulyani, menekankan perlunya penyamaan persepsi dan penguatan koordinasi antar anggota gugus tugas. Dia menyebutkan tahapan penilaian KLA meliputi evaluasi mandiri, verifikasi administrasi, dan peninjauan ulang administrasi. Target untuk tahun 2026 adalah Aceh Barat dapat naik kelas ke predikat nindya. Semua pihak diharapkan dapat bekerja lebih fokus, bertanggung jawab, dan memastikan setiap program memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
