Sunday, March 15, 2026

Solusi Marketing Target Remaja Tanpa Perlu Bawa Cuan

Share

CEO Meta, Mark Zuckerberg, memberikan kesaksiannya di Pengadilan Tinggi Los Angeles dalam gugatan mengenai dampak kecanduan media sosial terhadap kesehatan mental anak di bawah umur. Kasus ini menyoroti keamanan platform digital bagi anak-anak, di mana Zuckerberg bersaksi mengenai tuduhan bahwa platform-platform miliknya sengaja dirancang untuk menciptakan adiksi dan berdampak buruk pada kesehatan mental pengguna muda.

Gugatan tersebut dipicu oleh Kaley, seorang wanita muda berusia 20 tahun yang merasa terjerat oleh Instagram dan YouTube sejak usia sekolah dasar. Akibat penggunaan berlebihan sejak usia 9 tahun, Kaley mengalami gangguan kecemasan, depresi, dan body dysmorphia. Pengadilan ini dianggap sebagai preseden penting bagi lebih dari 1,500 gugatan serupa di Amerika Serikat yang menyalahkan algoritma media sosial atas kerugian yang dialami anak-anak, bahkan hingga kehilangan nyawa.

Dalam kesaksiannya, Zuckerberg dimintai penjelasan mengenai target waktu penggunaan sebagai indikator keberhasilan perusahaan. Dokumen internal dari kepala Instagram, Adam Mosseri, menunjukkan bahwa fitur video pendek Reels berhasil meningkatkan waktu penggunaan platform ke level tertinggi. Kesaksian CEO Meta ini mencerminkan pentingnya pemeriksaan lebih ketat terhadap praktik-praktik perusahaan teknologi yang potensial merugikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru