Dubai Penuh dengan Orang Kaya yang Bersiap-Siap Meninggalkan Kota
Dubai, kota gemerlap yang biasanya dipenuhi dengan para miliarder, tokoh berpengaruh, dan jutaan pengunjung internasional, saat ini tengah dalam keadaan tegang akibat serangan Iran terhadap Dubai. Serangan ini mengakibatkan perebutan di kalangan orang kaya untuk meninggalkan kota tersebut melalui jalur alternatif menggunakan jet pribadi. Bandara Dubai ditutup akibat serangan tersebut, sehingga memaksa warga kaya dan turis asing mencari cara lain untuk meninggalkan kota tersebut.
Beberapa warga Dubai memilih untuk menuju Oman melalui perjalanan darat selama empat setengah jam. Bandara Muscat di Oman tetap beroperasi meskipun dengan beberapa keterlambatan, sehingga menjadi pilihan yang relatif aman bagi para warga Dubai yang ingin meninggalkan kota tersebut. Namun, penerbangan komersial dari Muscat ke Eropa telah terisi penuh hingga akhir pekan ini, menurut situs pemesanan tiket.
Karena kesulitan dalam mendapatkan pesawat di wilayah yang rawan konflik ini, harga jet pribadi dari Muscat pun melonjak. Perusahaan perantara jet pribadi, JetVip, melaporkan bahwa harga penerbangan ke berbagai kota seperti Istanbul dan Moskow telah melonjak hingga tiga kali lipat dari harga biasanya. Para warga kaya dan turis asing yang tertahan di Dubai saat ini harus merogoh kocek lebih dalam untuk menggunakan jet pribadi sebagai jalur evakuasi dari kota tersebut.
