AS sedang mengembangkan sistem pertahanan drone khusus untuk kapal kargo sebagai respons terhadap ancaman drone udara dan permukaan di wilayah konflik seperti Laut Hitam, Laut Merah, dan Selat Hormuz. Proyek terbaru yang diselenggarakan bersama Raytheon, yang dikenal sebagai Pulling Guard, bertujuan untuk melindungi kapal komersial tanpa senjata ofensif di atas kapal. Sistem ini dibuat sebagai platform semi-otonom yang ditarik di belakang kapal kargo, dilengkapi dengan sensor elektro-optik/inframerah, perangkat lunak deteksi ancaman, dan kemampuan komando dan kontrol terintegrasi. Selain itu, sistem ini juga menggunakan drone terikat untuk memberikan pandangan tinggi dan pemantauan lingkungan kapal secara real-time. Tindakan ini diambil untuk meningkatkan perlindungan kapal kargo dari ancaman drone di laut.
