Sunday, March 15, 2026

Simpanse Jenius Bisa Baca Bahasa Mandarin dan Inggris Tutup Usia

Share

Ai, simpanse yang dijuluki “jenius” karena kemampuannya mengenali lebih dari 100 karakter China dan alfabet Inggris, telah meninggal dunia pada usia 49 tahun. Ai, yang artinya cinta dalam bahasa Jepang, berperan penting dalam studi tentang persepsi, pembelajaran, dan memori yang telah memajukan pemahaman kita tentang kecerdasan primata. Menurut pernyataan dari Pusat Asal-usul Evolusi Perilaku Manusia di Universitas Kyoto, Ai meninggal pada hari Jumat karena kegagalan multi-organ dan penyakit yang berkaitan dengan usia lanjut.

Selain memiliki kemampuan untuk mengenali aksara dan alfabet Tiongkok, Ai juga mampu mengidentifikasi angka Arab dari nol hingga sembilan dan 11 warna. Primatolog Tetsuro Matsuzawa pernah menyebutkan bahwa Ai bahkan mampu memilih warna yang ditampilkan di layar komputer dengan benar. Dalam sebuah penelitian, Ai diberi pilihan antara karakter Cina untuk warna merah muda, persegi merah muda, dan persegi ungu. Simpanse tersebut berhasil memilih persegi merah muda dengan benar. Bahkan ketika diperlihatkan sebuah apel, Ai mampu memilih sebuah persegi panjang, sebuah lingkaran, dan sebuah titik di layar komputer untuk mewakili “apel virtual” dengan tepat.

Keberhasilan Ai dalam berbagai studi telah memberikan kontribusi besar dalam pemahaman kita tentang kecerdasan primata. Meskipun Ai telah tiada, warisan pengetahuan yang ia tinggalkan akan terus dikenang dalam dunia penelitian primataologi.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru