Friday, June 12, 2026

Senjata Baru Prancis untuk Lindungi Arab Saudi dari Rudal Iran

Share

Prancis meningkatkan kehadiran militer di Timur Tengah dengan pertimbangan keterbatasan keuangan, material, dan politik yang jelas. Kapal perang dan jet tempur yang digunakan semakin membutuhkan biaya tinggi, namun anggaran pertahanan yang dimiliki tidak dirancang untuk intervensi yang begitu mahal. Saat ini, Prancis memiliki sekitar 8.000 pasukan di Timur Tengah, didukung oleh jet tempur Rafale dan kapal angkatan laut. Kekuatan angkatan laut mereka termasuk kapal induk Charles de Gaulle, pesawat Rafale, dan pesawat peringatan dini E-2D. Selain itu, Prancis juga mempertahankan garnisun di Djibouti, UEA, Irak, Lebanon, dan Yordania. Meskipun keterlibatan mereka besar, operasi-operasi ini bersifat defensif.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru