Robot Mobo yang menarik perhatian di acara World Robot Conference (WRC) 2026 di Beijing telah resmi dikenalkan sebagai robot pendamping keluarga berbasis embodied intelligence oleh AiMOGA Robotics. Dalam acara yang berlangsung dari 19 hingga 23 Agustus, Mobo dan rekan robot anjingnya, Argos, berinteraksi dengan pengunjung dengan gerakan menari yang menarik perhatian, terutama anak-anak.
Visi AiMOGA Robotics
Zhang Guibing, Presiden AiMOGA Robotics, menjelaskan bahwa Mobo dan robot cerdas lainnya yang mereka kembangkan ditujukan untuk memperkenalkan teknologi embodied intelligence ke dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang mudah digunakan dan terjangkau. Jauh berbeda dengan robot-robot industri yang memiliki lingkungan kerja yang terstruktur, Mobo dirancang untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan rumah yang dinamis dan terus berubah.
Vision Language Model (VLM) yang menjadi basis otak Mobo memungkinkan robot ini untuk menggabungkan data visual dan audio guna mengenali orang, objek, dan situasi di sekitarnya. Hal ini memungkinkan Mobo untuk menjadi lebih pintar dalam mengenali dan menyesuaikan diri terhadap berbagai situasi di lingkungan rumah tanpa perlu pengaturan manual secara konstan.
Kompleksitas Rumah vs Pabrik
Pemilihan fokus pengembangan pada robot rumahan bukan tanpa alasan. Rumah merupakan lingkungan yang lebih kompleks daripada pabrik, di mana setiap orang, ruang, dan kebutuhan dapat berubah-ubah secara tidak terduga. Dengan demikian, kecerdasan yang dimiliki oleh robot rumahan haruslah lebih tinggi untuk dapat mengatasi berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan sehari-hari.
Dengan kehadiran Mobo dan teknologi embodied intelligence yang diusungnya, AiMOGA Robotics berharap dapat membawa manfaat yang nyata bagi pengguna di dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam kehidupan sehari-hari secara lebih menyeluruh.
