Mahasiswa dan Pelajar Tanam Pohon di Bantaran Sungai Matangkuli
Sebuah gerakan menarik terjadi di Gampong Parang Sikureung, Kabupaten Aceh Utara. Organisasi Mahasiswa Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA) melakukan kegiatan revegetasi bantaran sungai sebagai investasi sosial dan ekologis untuk masa depan.
Investasi untuk Masa Depan
Ketua LIMA, Mufaddhal, menyampaikan bahwa penanaman pohon bukan hanya sekadar kegiatan biasa. Ini adalah langkah penting untuk menunjukkan kepedulian terhadap alam dan mendukung keberlangsungan ekosistem di wilayah tersebut. Menanam kepedulian hari ini berarti berinvestasi dalam kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Melalui program Dana Nusantara (DANUS) dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pembelaan Lingkungan Hidup dan Hak Asasi Manusia (LPLHa), aksi revegetasi ini juga melibatkan Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka SMAN 1 Matangkuli. Kegiatan tersebut turut didukung oleh pemerintah setempat dan menjadi sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda.
Pentingnya Kesadaran Lingkungan
Jumadi, Keuchik Desa Parang Sikureung, menekankan pentingnya langkah kolektif mahasiswa dan pelajar dalam menjaga ekosistem sungai. Dengan menanam 600 batang pohon seperti bambu, aren, mangga, dan durian, diharapkan bantaran sungai mampu mencegah abrasi dan erosi serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.
