Gubernur Aceh Terima Kunjungan Silaturahmi dari Jajaran MPU Aceh
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh di Meuligoe Gubernur Aceh. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (3/6/2026) dan menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara ulama dan umara di Aceh.
Pembahasan Persoalan Keumatan dan Pembangunan Aceh
Ketua MPU Aceh, Teungku Faisal Ali, memimpin rombongan yang turut dihadiri oleh Wakil Ketua MPU Aceh Abi Bayu, Abon Muhib, Abiya Hatta, serta Kepala Sekretariat MPU Aceh Zahrol Fajri. Kunjungan tersebut juga bertepatan dengan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Mualem, didampingi oleh jajaran pejabat terkait, menyambut baik masukan yang disampaikan oleh pimpinan MPU Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua MPU Aceh menyampaikan sejumlah pandangan dan rekomendasi terkait persiapan Aceh sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-33 tahun 2028. MPU Aceh mengharapkan Pemerintah Aceh segera membentuk kepanitiaan pelaksana untuk persiapan yang lebih matang, termasuk penentuan lokasi, sarana dan prasarana, serta alokasi anggaran secara bertahap.
Penanganan Dampak Bencana dan Lingkungan
Selain itu, pimpinan MPU Aceh juga menyoroti perlunya percepatan penanganan dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh pada akhir 2025. Fasilitas pendidikan, infrastruktur publik, dan rumah warga yang rusak masih memerlukan perhatian agar proses pemulihan dapat berjalan lancar.
MPU Aceh juga menekankan pentingnya penanganan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal. Hal ini disoroti sebagai isu yang mempengaruhi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan hidup di Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, MPU Aceh membahas pelaksanaan sertifikasi halal bagi UMKM di Aceh serta optimalisasi pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan dana keagamaan lainnya melalui Baitul Mal Aceh. MPU Aceh berharap adanya penyempurnaan regulasi agar dana umat dapat dimanfaatkan secara lebih efektif demi kesejahteraan masyarakat Aceh.
