PT BSM Tutup Sementara Operasional Pabrik Sawit Akibat Pemblokiran Kendaraan
PT Bensuli Salam Makmur (BSM) memutuskan menutup sementara pabrik pengolahan berondolan kelapa sawitnya setelah warga Kampong Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam melakukan aksi pemblokiran pada Sabtu (23/5/2026). Pemblokiran tersebut menghambat distribusi Crude Palm Oil (CPO) dari area pabrik dan menyebabkan sejumlah kendaraan terhenti.
Langkah Preventif dan Komunikasi dengan Pemerintah Lokal
Komisaris PT BSM, Hepi Bancin, menjelaskan bahwa penutupan sementara operasional pabrik dilakukan untuk mencegah potensi dampak negatif yang lebih besar akibat pemblokiran tersebut. Selain itu, pihak perusahaan juga ingin situasi keamanan kembali kondusif sebelum melanjutkan aktivitasnya.
Hepi Bancin juga menyatakan bahwa PT BSM telah berkomunikasi dengan Wali Kota Subulussalam terkait perkembangan situasi. Dalam komunikasi tersebut, pihak perusahaan diberikan saran agar penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan regulasi daerah.
Kerugian dan Tuntutan dari Warga
Akibat penghentian sementara operasional pabrik, sekitar 32 karyawan PT BSM harus dirumahkan hingga situasi kembali normal. Perusahaan juga mengalami kerugian sekitar Rp1,6 miliar karena keterlambatan pengiriman CPO.
Warga Kampong Cepu memiliki beberapa tuntutan terhadap perusahaan, seperti penambahan jumlah warga terdampak, pembangunan batas lahan, pengelolaan limbah, dan penanganan asap pabrik. Meskipun ada perbedaan pandangan terkait jumlah warga terdampak, PT BSM menyatakan kesiapan untuk menetapkan batas lahan bersama instansi terkait.
Perusahaan juga telah menindaklanjuti rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Subulussalam terkait pengelolaan limbah dan tengah melakukan peningkatan tinggi cerobong asap untuk mengurangi dampak asap pabrik.
Hepi Bancin berharap Pemerintah Kota Subulussalam dapat menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif di daerah tersebut untuk mendukung perkembangan perusahaan.
