Prajurit TNI sedang membangun jembatan gantung di Kalaili, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tamiang untuk memperlancar hubungan antarwilayah terdampak bencana di daerah pedalaman tersebut. Jembatan gantung sepanjang 100 meter ini sedang dalam proses pembangunan dengan progres mencapai 45,5. Jembatan tersebut akan menghubungkan Desa Owaq dengan beberapa desa lain di wilayah Kemukiman Wih Dusun Jamat, Kecamatan Linge. Proyek pembangunan ini merupakan kerjasama antara Kodim 0106/Aceh Tengah dengan dukungan material dari TNI Angkatan Darat, melibatkan personel dari Koramil 05/Linge Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 854/DK serta Kompi B Batalyon Infanteri (Yonif) 114/Satria Musara.
Tantangan utama dalam pembangunan jembatan gantung ini adalah proses langsir material karena jarak yang cukup jauh, serta kondisi lapangan dan akses distribusi yang terbatas. Namun, dengan kerja sama serta semangat gotong royong dari prajurit TNI dan dukungan dari berbagai pihak, pembangunan jembatan ini terus berjalan sesuai rencana. Warga setempat seperti Abdul Rahman juga memberikan apresiasi atas pembangunan jembatan ini, yang diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat pascabencana untuk menuju desa sebelah, membantu anak-anak menuju sekolah dengan lancar, serta mempercepat distribusi hasil kebun ke pasar.
