Thursday, April 16, 2026

Potensi Serangan Iran Terhadap Google, YouTube, dan Microsoft

Share

Iran telah mengancam akan menyerang perusahaan teknologi milik AS dan Israel sebagai upaya untuk melumpuhkan keuangan negara-negara itu. Juru bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya menyatakan kesiapan untuk menyerang perusahaan-perusahaan teknologi tersebut. Dia juga menegaskan bahwa Iran memiliki kebebasan untuk menargetkan pusat-pusat ekonomi dan bank-bank yang dimiliki oleh Amerika Serikat dan Israel di kawasan tersebut.
Berdasarkan laporan dari kantor berita Tasnim yang terafiliasi dengan Garda Revolusi Iran (IRGC), daftar kantor dan infrastruktur yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan top AS yang memiliki hubungan dengan Israel telah dirilis. Tasnim menyebutnya sebagai ‘target baru Iran’ sebagai bagian dari perang infrastruktur yang semakin meluas di wilayah tersebut.
Perusahaan-perusahaan yang disebutkan dalam daftar termasuk Google, Microsoft, Palantir, IBM, Nvidia, dan Oracle. Mereka memiliki kantor dan infrastruktur layanan berbasis cloud di beberapa kota di Israel, serta di beberapa negara di Teluk. Ancaman Iran untuk menyerang perusahaan-perusahaan teknologi tersebut merupakan bagian dari strategi dalam perang regional yang semakin meluas, di mana cakupan target yang sah juga semakin berkembang.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru