BLANGKEJEREN – Aparat Kepolisian Polres Gayo Lues mengamankan satu unit mobil Avanza berisi empat karung ganja kering, seberat 162 kilogram yang dikemas dalam 162 bal. Sementara pemilik mobil melarikan diri kedalam hutan.

Kasatlantas Polres Gayo Lues, Iptu Handoko, Kamis, 2 Mei 2019 mengatakan, mobil pengangkut ganja itu ditangkap pada Rabu, 1 Mai 2019. Peristiwa bermula ketika mobil tersebut yang melaju kencang menyenggol mobil dinas Syari’at Islam melintas dari arah Aceh Tengah (Takengon) menuju Blangkejeren di simpang desa Aih Selah, Kecamatan Pantan Cuaca.

Setelah terjadi kecelakaan, mobil Avanza itu langsung melarikan diri, kemudian sopir mobil Dinas Syari’at Islam melakukan pengejaran, dan sekira 500 meter dari lokasi lakalantas, mobil yang dikejar itu berhenti, tetapi sopirnya melarikan diri ke hutan.

Tak berselang lama, Kasatlantas Polres Gayo Luespun secara kebetulan melintas dari arah Blangkejeren hendak menuju Banda Aceh, dan melihat dua mobil yang baru usai bertabrakan. Iptu Handoko kemudian turun dari mobil dan berbincang-bincang dengan pihak Kadis Syari’at Islam Aceh Tenggara, setelah mengetahui persoaalan, barulah dilakukan penggeledahan terhadap mobil Avanza tersebut.

“Setelah saya lihat isi mobil Avanza itu, ternyata ada barang yang mencurigakan di belakangnya, karena selain ada karung goni, aroma dalam mobil itu juga seperti barang terlarang ganja, dan ternyata kecurigaan saya benar setelah, karena setelah membuka karung terdapat ganja didalamnya,” jelasnya.

Melihat ada ganja dalam mobil, Iptu Handoko langsung menghubunggi Polsek Rikit Gaib, dan anggota Polsek Rikit Gaib langsung membawa mobil ke Polsek seraya menggeledah seluruh isinya. Setelah seluruh isi ganja dikeluarkan, Polisipun menimbang ganja didalam goni itu dengan berat 162 Kg yang dibalut kedalam 162 bal.

“Selanjutnya barang haram ini akan kita serahkan ke Polres Gayo Lues untuk dimusnahkan, sedangkan untuk pelaku akan dilakukan penyelidikan oleh bagian Satnarkoba Polres Gayo Lues,” jelasnya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here