BLANGKEJEREN – Seorang PNS yang bekerja sebagai perawat di Puskesmas Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues ditangkap Polisi Satuan Satres Narkoba. Selain dia, polisi juga menangkap pengedar sabu asal Blangkejeren dan Ketambe Aceh Tenggara karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu senilai Rp 35 juta.

Kasat Narkoba Polres Gayo Lues Iptu Syamsuir SE didampinggi Kasubag Humas Aiptu A Dali Munthe, Kamis, 1 Agustus 2019 mengungkapkan, oknum pegawai Puskesmas Tripe Jaya yang ditangkap berinisial HS (34) warga Dusun Mangga Dua, desa Uyem Beriring, Kecamatan Tripe Jaya pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2019 dikediamanya pukul 15:00 WIB.

“Barang bukti yang kita amankan dari tersangka berupa sabu-sabu dengan berat 0,14 gram yang baru dibelinya dengan harga Rp 200 ribu dari seseorang berinisial MN, kemudian 16 butir biji ganja yang menurut pelaku akan digunakan untuk obat sakit gigi, biji ganja ini katanya dikasih seorang lelaki yang tidak dikenalnya,” katanya.

Atas perbuatan pelaku, ia diancam melanggar Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Jo pasal 111 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

“Kemudian pada tanggal 29 Juli 2019 pukul 01:30 WIB, kami juga meringkus terduga bandar narkoba yang berinisial AR (33) warga desa Kutelintang, lelaki yang keseharianya berprofesi sebagai sopir ini kita ringkus di rumahnya, ia memiliki tiga paket sabu dengan berat 24,03 gram,” katanya.

Setelah dilakukan penyelidikan terhadap AR, rupanya sabu yang diedarkanya di Gayo Lues dibelinya dari HER (30) warga desa Penungkunen, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Narkotika itu dibelinya dengan harga Rp 35 juta dengan cara membayarkan uang muka Rp 6 juta, sisanya akan dilunasi setelah barang habis terjual.

“Tersangka HER juga sudah kita amankan setelah mendalami kasus narkoba ini, dari tangan tersangka ini kita mengamankan satu unit Hp merek Nokia yang digunakan pelaku untuk keperluan jual beli sabu-sabu tersebut,” jelasnya.

Akibat perbuatan kedua tersangka dijerat dengan pasal tentang narkoba dengan ancaman hukuman paling rendah 5 tahun penjara dan paling lama dihukum penjara 20 tahun.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here