BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian menyita 28 senjata tajam yang dibawa warga saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues periode 2017-2022, H Amru dan Said Sani. 27 senjata tajam disita di gerbang kantor DPRK, satu lagi di pintu masuk ke ruang sidang pelantikan.

Pemilik senjata tajam yang menyerahkan kepada petugas penjaga sempat bersitegang meminta kembali pisaunya. Ia berdalih pisau itu sangat bagus dan dibeli dengan harga mahal.

Ali Umis warga desa Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya yang mengaku sebagai abangya Wakil Bupati Said Sani di depan gedung DPRK mengatakan, selain pisau, SIMnya juga dimintai oleh pihak kepolisian. Namun SIM dikembalikan tetapi pisaunya disita.

“Pisau saya itu cap garpu, masak mau dibawa begitu saja, ini pak polisi menyuruh saya datang ke kantor Polres untuk mengambil kembali, kantornyapun saya tidak tahu karena saya jarang datang ke Blangkejeren,” akunya.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Eka Surahman melalui KBO Reskrim Ipda Mardiyansyah mengatakan, pisau itu diamankan dari Ali Umis di ring terakhir penjagaan, padahal sebelumnya sudah dihimbau agar jangan membawa senjata tajam karena Gayo Lues dalam keadaan aman. “Pisau ini tetap kita sita, dan tidak dikembalikan lagi, sebab sudah dilakukan himbauan terlebih dahulu,” katanya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here