TAPAKTUAN – Aparat kepolisian dari Polres Aceh Selatan dan Polres Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil menangkap, Hafidhul Wildan Bin Harmadi SH, 19 tahun, salah seorang pelaku pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil korban.

Tersangka yang merupakan warga Gampong Baru, Kecamatan Samadua tersebut ditangkap oleh tim Reserse Mobil (Resmob) Satreskrim Polres Aceh Selatan saat sedang duduk di sebuah Pos Ronda Gampong Balai, masih dalam wilayah Kecamatan Samadua, pada Rabu, 8 Februari 2017 sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Darmawanto yang dikonfirmasi Jumat, 10 Februari 2017 membenarkan hal itu. Menurutnya, penangkapan tersangka yang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) polisi tersebut, merupakan hasil penyelidikan oleh petugas gabungan dari Polres Aceh Selatan dan Abdya.

“Aksi pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil sudah sering atau sudah beberapa kali dilakukan oleh tersangka bersama beberapa temannya yang masih dalam pengejaran polisi. Selain beraksi di beberapa tempat dalam wilayah Aceh Selatan tersangka bersama komplotannya juga beraksi di wilayah Abdya,” kata Darmawanto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, kata Darmawanto, tersangka sudah mengakui melakukan pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil korban bersama beberapa orang temannya yang lain, di beberapa lokasi terpisah dalam wilayah Aceh Selatan dan Abdya.

Beberapa aksi pencurian dalam wilayah Aceh Selatan tersebut, masing-masing di Kecamatan Labuhanhaji, depan Hotel Dian Rana Tapaktuan dan depan Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan.

Darmawanto mengakui awalnya petugas sedikit mengalami kendala dalam mengungkap beberapa kasus pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil di Aceh Selatan, karena selain tidak ada saksi yang mengenali wajah pelaku juga minim alat bukti petunjuk. Namun tabir di balik serangkaian aksi kejahatan tersebut baru terungkap saat tersangka bersama beberapa orang temannya melancarkan aksi serupa di depan sebuah toko dalam wilayah Abdya. “Aksi para pelaku tersebut sempat terekam camera pemantau rahasia (CCTV) di situlah awal petunjuknya,” ungkap Darmawanto.

Beranjak dari data serta gambar wajah pelaku yang diberikan oleh petugas Polres Abdya tersebut, kemudian petugas Polres Aceh Selatan melakukan pelacakan keberadaan para pelaku. Salah satunya teridentifikasi warga Kecamatan Samadua.

Setelah menerima informasi keberadaan tersangka atas nama Hafidhul Wildan tersebut. Petugas langsung bergerak cepat menciduk tersangka di Gampong Balai, Kecamatan Samadua pada Rabu malam.

Karena permintaan penangkapan tersangka awalnya datang dari Polres Abdya, maka tersangka pada saat itu juga diserahkan ke Polres Abdya. Namun setelah di interogasi di Polres Abdya, ternyata dalam pengakuannya aksi kejahatan dengan cara memecahkan kaca mobil lebih banyak dilakukan oleh tersangka bersama komplotannya dalam wilayah Aceh Selatan.

“Karena itu, setelah selesai proses di Abdya, selanjutnya tersangka juga akan diproses di Polres Aceh Selatan. Sedangkan beberapa orang lagi temannya yang sudah teridentifikasi sedang dalam proses pengejaran polisi,” tegas Darmawanto.

Bersama tersangka yang telah berhasil ditangkap tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu buah Laptop merek DELL warna hitam ukuran 14 inc dan sebuah tas ransel. Jika merujuk kepada aksi kejahatan yang telah diakui tersangka, maka barang bukti yang diamankan bersama tersangka tersebut masih sangat sedikit, sementara barang-barang milik korban yang hilang lainnya masih banyak belum jelas keberadaannya.

“Benar, masih banyak barang – barang milik korban lainnya yang belum jelas keberadaannya. Dalam memberikan keterangannya, tersangka pun seperti belum bersedia terbuka secara terus terang. Dia lebih banyak mengakui atau melemparkan persoalan kepada teman-temannya yang lain yang masih belum berhasil ditangkap,” ungkap Darmawanto.[Hendri Z]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here