KUTACANE – Pasca digerebek polisi, kantor Ikatan Pemuda Karya (IPK) Aceh Tenggara jadi sepi. Ketua IPK Aceh Tenggara, Pandi Sikel Desky diisukan ikut diamankan pihak kepolisian bersama puluhan anggota IPK yang terlibat pengeroyokan pendukung bakal calon bupati Ali Basrah – Deni (Abdi).

Senin sore, 16 Mei 2016 kantor IPK terlihat sepi. Khairul, warga Kutacane, yang tinggal persis di belakang Kantor IPK Aceh Tenggara menceritakan, setelah digerebek polisi Sabtu lalu, kantor nyaris seperti tak berpenghuni.

“Biasanya ramai dikunjungi baik itu anggota IPK ataupun oleh tamu yang datang berkunjung ke kantor tersebut, tapi kali ini situasi sangat beda, paling-paling satu dua orang yang terlihat, dan sepertinya yang nampak itu adalah penjaga kantor yang sedang bersih-bersih,” jelasnya.[RH]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here