Polda Aceh meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menekankan pentingnya peningkatan patroli, terutama di titik-titik rawan, baik dari segi kriminalitas maupun kamtibmas, menjelang perayaan Idul Fitri. Masyarakat diminta untuk tidak ragu meminta bantuan kepada petugas kepolisian jika mengalami kendala atau potensi gangguan keamanan. Layanan Call Center 110 juga disarankan untuk digunakan, yang aktif 24 jam tanpa dipungut biaya, jika menemui gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan polisi.
Operasi Ketupat Seulawah 2026 digelar oleh Polda Aceh, polresta, dan polres jajaran untuk mengamankan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Selama 13 hari, 13 hingga 25 Maret 2026, Polda Aceh mendirikan 61 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh. Sebanyak 3.279 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat selama mudik dan liburan Lebaran Idul Fitri.
Marzuki Ali Basyah menekankan pentingnya kekompakan personel serta pelayanan terbaik kepada masyarakat selama operasi tersebut. Kondisi kamtibmas dan arus lalu lintas mudik terpantau baik dan kondusif, dan petugas siap memberikan rasa aman bagi para pemudik. Para pemudik juga diingatkan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan petugas demi keamanan saat perjalanan. Berita Ini oleh M. Haris Setiady Agus dan diedit oleh Febrianto Budi Anggoro.
