BLANGKEJEREN – Pohon meranti raksasa tumbang di jalan nasional Blangkejeren menuju Kutacane di daerah Tetumpun Kecamatan Putri Betung. Puluhan kenderaan terjebak.

Noval salah satu warga Blangkejeren, Jumat, 8 September 2017 mengungkapkan, ia bersama teman-temannya yang baru pulang dari Jokjakarta terpaksa berjalan kaki melewati kayu yang tumbang tersebut, kemudian naik mobil lain supaya bisa sampai ke Blangkejeren ibu kota Kabupaten Gayo Lues. “Hingga saat ini pukul 8:30 WIB belum bisa dilintasi, hanya saja ada sebagian orang yang berupaya memotongya kayunya dengan mesin, tapi belum berhasil,” katanya.

Suwardi pengendara lainya yang hendak menuju Aceh Tenggara dari Blangkejeren mengatakan, kayu tumbang itu terjadi tadi malam, dan warga sudah berupaya melakukan pemotongan kayu, namun tidak berhasil lantaran cuaca kurang baik.

“Hujan terus di sini, dan saya masih terjebak di Tetumpun, besar sekali batang kayunya, kayaknya pihak Projabal atau PPK8 selaku pihak yang menagani perawatan dan pemeliharaan badan jalan nasional ini harus segera datang, kalau tidak bakalan tak bisa melintas kendaraan,” ungkapnya.

Jumlah kendaraan yang mengantripun kata Suwardi terus bertambah dari menit ke menit, apa lagi kendaraan ankutan dari Medan menuju Blangkejeren mulai berdatangan, sehingga diperkirakan akan mencapai seratusan kendaraan yang terjebak.

“Kami disini berharap agar Pihak Projabal segera datang ke lokasi, dan memindahkan batang kayu atau memotongya, supaya pengendara bisa melintas, kasihan sebagian orang yang membawa anaknya lama-lama menunggu di jalan tanpa ada membawa bekal makanan,” pintanya.[Win Porang]

Previous articleKemenhub Diminta Maksimalkan Pembangunan Infrastruktur Transportasi Maritim
Next articlePemkab Aceh Selatan Belum Fungsikan TP4D
Redaksi Teropong Aceh. Email: [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here