Wednesday, May 20, 2026

Pesawat Tua AS yang Mampu Menembus Masuk dan Keluar dari Iran

Share

Pesawat tempur A-10 Warthog menjadi sorotan karena keunggulannya dalam daya tahannya yang luar biasa, memungkinkan pesawat ini terus terbang meskipun terkena tembakan hebat. Dalam konferensi pers pada 19 Maret, Jenderal Dane Caine menyatakan bahwa pesawat A-10 Warthog terlibat dalam operasi di Selat Hormuz, Iran, untuk menghadapi kapal serang berkecepatan tinggi. Meskipun pesawat ini telah direncanakan untuk digantikan sejak 1980-an, Kongres AS tetap mendukung Angkatan Udara AS untuk mempertahankan setidaknya 103 pesawat A-10.

Pesawat A-10 Warthog dikembangkan pada akhir tahun 1960-an untuk misi dukungan udara jarak dekat (CAS). Meskipun F-35 memiliki teknologi canggih, A-10 masih dianggap penting karena kemampuannya dalam misi berbahaya yang rentan terhadap tembakan anti-pesawat dari darat. Desain dan filosofi pertempuran antara F-35 dan A-10 berbeda secara mendasar, di mana A-10 tetap menjadi pilihan yang lebih efektif dalam memantau target lokal di ketinggian rendah.

Kelebihan A-10 Warthog juga terlihat dari kapasitas amunisi yang besar, berbeda dengan F-35 yang terbatas. Meskipun F-35 menawarkan teknologi siluman tercanggih, kehadiran A-10 Warthog masih dianggap vital dalam menjalankan misi tertentu. Dukungan dari Kongres AS juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan pesawat ini, meskipun telah ada rencana untuk menggantikannya. Memahami peran dan keunggulan masing-masing pesawat tempur menjadi kunci dalam meningkatkan kemampuan pertahanan udara.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru