BLANGKEJEREN – Hujan deras yang melanda kawasan Gayo Lues beberapa hari terakhir membuat debit air di sungai Tripe naik. Hal itu diperparah dengan semakin derasnya arus membawa air bercampur lumpur.

Akibatnya, warga di seputar Daerah Aliran Sungai (DAS) Tripe mulai was-was. Rumah mereka bisa saja terancam abrasi ke sungai. Pengalaman tahun lalu, arus deras menyebabkan satu jembatan putus hingga warga jadi terisolir.

Idris, warga Tripe Jaya, Jumat, 21 OKtober 2016 melaporkan, air sungai Tripe sudah sangat keruh dan berlumpur, air juga melupa ke sawah warga. Bila areal persawahan lama terendam, dikhawatirkan petani akan gagal panen.

“Musim hujan tahun lalu ada jembatan yang putus juga di Tripe Jaya ini, sehingga sebagian warga harus dievakuasi oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bekerja sama dengan tim arum jeram, karena beras di kebun sudah habis, sedangkan mau melewati sunggai tidak bisa,” jelasnya.[Win Porang]

Previous articlePemerintah Diminta Fasilitasi Ekspor Kemiri Aceh
Next articleTingkatkan Disiplin Siswa, Ruang Belajar Dipasangi CCTV
Redaksi Teropong Aceh. Email: [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here