BANDA ACEH – Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh bersama Dewan Pertimbangan dan panitia, sudah merampung segala persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) VI KADIN Aceh. Keputusannya kini tinggal di KADIN Indonesia.

Sebelumnya, sesuai timeline panitia Musprov sudah menetapkan, Musprov suksesi kepengurusan tersebut akan digelar pada 15 November 2018. Musprov telah dijalankan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Panitia juga sudah melaporkan ke KADIN Indonesia dan Plt Gubernur Aceh

Hal itu ditegaskan Ketua Umum KADIN Aceh, H Fiemandez, Selasa, 23 Oktober 2018. “Semua sudah dijalankan sesuai AD/ART, tinggal hari pemilihannya saja. Kepada KADIN Indonesia dan Plt Gubernur Aceh juga sudah dilaporkan. Kita berharap Plt Gubernur dan KADIN Indonesia hadir. Karena pemiliha  ini kita hanya melaksanakan amanah organisasi, sementara wasitnya di pemilihan nanti adalah KADIN Indonesia,” jelas H Firmandez.

H Firmandez menambahkan, terkait kesiapan tersebut, rapat pleno dewan pengurus lengkap KADIN Aceh juga sudah digelar pada Jumat, 12 Oktober 2018 lalu. Saat itulah disepakati Musprov akan digelar pada 15 November 2018. Rapat pleno tersebut selain dihadiri dewan pengurus dan anggota KADIN Aceh yang memmiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) juga dihadiri oleh Ketua dan anggota Dewan Pertimbangan KADIN Aceh, Karimun Usman dan Dr Mukhlis Yunus.

Rapat pleno dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi, Asosiasi dan Pembinaan Daerah KADIN Aceh, T Sulaiman Badai selaku Ketua SC setelah peserta rapat memenuhi kuorum. H Firmandez berharap, siapa saja anggota KADIN Aceh yang ingin maju pada bursa pemilihan di Musprov nanti, sudah bisa mempersiapkan berkas-berkas untuk diajukan ke panitia Musprov.

Pendaftaran dibuka sejak tanggal 15 Oktober 2018 dan ditutup seminggu sebelum Musprov digelar. Namun H Firmandez menegaskan, mereka yang bisa mendaftar, menjadi peserta dan peninjau adalah mereka yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) KADIN.

Panita Musprov bersama beberapa pengurus KADIN Aceh pada, Sabtu, 22 September 2018 juga sudah melaporkan kesiapan acara kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam audiensi di Meuligoe Wakil Gubernur Aceh, di kawasan Blang Padang, Kota Banda Aceh.

Mereka yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Umum KADIN Aceh H Firmandez selaku penanggung jawab, T Suaiman Badan selaku Ketua SC dan Fachrizal Murphy selaku Ketua OC bersama pengurus KADIN Aceh.

“Saat itu kita laporkan ke Plt Gubernur selaku pemerintah daerah tentang kesiapan Musprov KADIN dan berharap dukungan pemerintah Aceh untuk kesuksesan suksesi kepengurusan KADIN Aceh ke depan,” ungkap H Firmandez.

Selain itu kata H Firmandez, Panitia Musprov juga sudah menyurati semua KADIN kabupaten/kota di Aceh untuk berpartisiasi aktif dalam agenda tersebut. Bahkan sesuai amanah AD/ART organisasi juga telah melakukan pengukuhan pengurus KADIN beberapa kabupaten/kota yang telah selesai melakukan musyawarah kabupaten/kota (Mukab/Mukota).
Sebelumnya, Ketua Kompartemen Organisasi KADIN Indonesia, Ali Said juga menegaskan tidak ada masalah dengan kepengurusan KADIN Aceh. Kepengurusan  KADIN Aceh itu susah sesuai dengan aturan organisasi KADIN. Soal Musprov bisa dilaksanakan dua bulan jelang akhir masa jabatan atau dua bulan setelah akhir masa jabatan sesuai dengan aturan yang ada. “Pada saat Musprov KADIN Aceh nanti saya juga akan datang bersama kawan-kawan dari KADIN Indonesia untuk melihat jalannya proses Musprov,” tegas Ali Said.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here