Pedagang bumbu di pasar tradisional Sinabang Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, mengungkapkan bahwa permintaan bumbu giling di kabupaten kepulauan tersebut meningkat menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Fitriani, seorang pedagang bumbu giling di Pasar tradisional Sinabang, menyatakan bahwa pesanan bumbu giling telah meningkat sejak beberapa hari terakhir. Menurutnya, permintaan yang meningkat disebabkan oleh persiapan masakan khas Lebaran yang dilakukan oleh masyarakat untuk merayakan hari raya bersama keluarga dan tamu.
Bumbu giling yang paling diminati adalah untuk masakan khas Lebaran seperti rendang, opor ayam, dan sambal goreng. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, pedagang juga menambah persediaan bahan baku seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan bahan lainnya. Seorang ibu rumah tangga di Pulau Simeulue, Muliana, menyatakan bahwa ia memilih membeli bumbu giling karena lebih praktis dan menghemat waktu ketika menyajikan banyak hidangan menjelang Lebaran.
Dengan permintaan yang semakin meningkat, pedagang berupaya untuk tetap memenuhi kebutuhan masyarakat dan menyediakan bumbu giling dengan kualitas terbaik. Ini memungkinkan masyarakat untuk lebih mudah dan cepat menyiapkan hidangan khas Lebaran tanpa harus repot membuat bumbu sendiri. Tidak hanya itu, bumbu giling juga memberikan kemudahan dan efisiensi dalam hal waktu memasak di tengah kesibukan persiapan menjelang Hari Raya.
