Forum Keamanan Digital: Transformasi Keamanan Siber di Era AI
Pusat Konvensi Nasional China di Beijing baru-baru ini menjadi tuan rumah bagi Forum Keamanan Digital, acara yang diselenggarakan dalam kerangka Konferensi Ekonomi Digital Global 2026 dan Konferensi Keamanan Siber Beijing ke-8 (BCS 2026). Acara ini berhasil menarik lebih dari 3.000 peserta dari lebih dari 30 negara dan wilayah, termasuk akademisi, pakar, dan perwakilan bisnis.
Perubahan Paradigma ke Era Keamanan Siber yang Lebih Maju
Tema utama forum ini adalah “Di Era AI, Serangan dan Pertahanan Selalu Selangkah Lebih Maju.” Fokus utama pembahasan adalah bagaimana kecerdasan buatan (AI) telah mengubah lanskap keamanan siber, serta solusi teknologi inovatif yang diperlukan untuk memastikan keamanan di era yang semakin digital ini.
Meskipun AI menawarkan potensi luar biasa dalam meningkatkan efisiensi serangan siber, namun juga membawa implikasi baru seperti perluasan cakupan dampak yang pesat. Gao Lin, Direktur Biro Koordinasi Keamanan Siber di bawah Administrasi Ruang Siber Pusat Tiongkok, menyoroti pentingnya inovasi dalam pemikiran, metode, dan teknologi keamanan siber untuk tetap relevan dalam menghadapi ancaman baru yang muncul.
Tantangan Baru dalam Keamanan Siber
Zhao Zhi Guo, Wakil Ketua Asosiasi Internet China, juga menggarisbawahi tantangan baru yang muncul seiring dengan pengembangan agen AI yang semakin canggih. Keberadaan agen AI yang memiliki kesadaran diri dan kemampuan pengambilan keputusan menimbulkan pertanyaan baru terkait tanggung jawab hukum, penyalahgunaan kekuasaan, dan risiko penipuan yang harus segera diatasi.
Selain konferensi tingkat tinggi, forum tematik, dan kegiatan sampingan, acara ini juga menjadi platform bagi lebih dari 1.000 bisnis untuk memamerkan produk dan menjalin kerja sama. Dengan demikian, Forum Keamanan Digital berhasil tidak hanya menjadi ajang diskusi yang informatif, tetapi juga sebagai panggung bagi inovasi dan kolaborasi di industri keamanan siber.
