Thursday, April 16, 2026

Penyaluran Rp298 Miliar untuk Rumah Rusak di Aceh Timur

Share

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, telah mengkonfirmasi bahwa dana sebesar Rp298 miliar untuk rumah-rumah yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di daerah tersebut telah siap disalurkan kepada penerima. Dana tersebut telah tersedia di rekening penyalur melalui Bank Syariah Indonesia. Bupati juga mengusulkan agar proses penyaluran dana melibatkan Bank Aceh Syariah untuk kenyamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini bertujuan agar proses pencairan berjalan dengan tertib dan tidak menimbulkan kerumunan.

Dana tersebut menjadi harapan bagi ribuan warga yang rumahnya rusak akibat banjir sejak 26 November 2025. Iskandar Usman Al-Farlaky menekankan pentingnya percepatan dan ketertiban dalam pencairan dana agar masyarakat dapat segera memperbaiki tempat tinggal mereka. Menurut data pemerintah daerah, lebih dari 8.000 unit rumah terdampak harus diverifikasi, namun sekitar 3.500 unit tidak memenuhi syarat. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tetap membuka ruang pengaduan dan pendataan ulang bagi warga yang belum terakomodir.

Dalam penilaian kerusakan rumah, ketinggian lumpur menjadi faktor utama. Rumah dengan lumpur setinggi 20-50 cm dianggap rusak ringan dan berhak atas stimulus Rp15 juta, sedangkan rumah tertimbun lumpur dengan ketinggian 50-70 cm dianggap rusak sedang dengan stimulus Rp30 juta. Iskandar Usman Al-Farlaky menegaskan pentingnya koordinasi solid antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat rehabilitasi di Kabupaten Aceh Timur.

Upaya pemulihan pascabanjir diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap agar ribuan keluarga terdampak dapat segera kembali menempati tempat tinggal layak huni. Selain itu, ia juga memerintahkan camat dan keuchik untuk menempelkan daftar calon penerima bantuan sebagai uji publik dan menyediakan formulir pengaduan bagi warga yang belum terdata. Seluruh proses ini diharapkan dapat membantu mengatasi dampak bencana dan memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru