PLN dijadwalkan akan melakukan pemadaman listrik di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah selama proses relokasi menara jaringan listrik saluran udara tegangan tinggi (SUTT) Bireuen-Takengon, Provinsi Aceh. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi longsor di area sinkhole. Menara jaringan yang direlokasi adalah Tower SUTT Nomor 76 yang dipindahkan sejauh 150 meter ke titik aman guna menjauhi area lubang dan mencegah potensi longsor. Dampak dari relokasi ini adalah pemadaman listrik di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Menara SUTT dengan tegangan 150 kilovolt tersebut berada di Desa Pondok Balik, Kabupaten Aceh Tengah, dan relokasi jaringan tersebut dilakukan sebagai langkah pengamanan di area yang rentan terhadap sinkhole.
Selama proses pemindahan menara SUTT, PLN akan menerapkan manajemen beban pada sistem kelistrikan di wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Pemberlakuan manajemen beban dijadwalkan pada Sabtu dan Minggu mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan akan disesuaikan dengan kondisi alam saat pengerjaan. Untuk fasilitas publik seperti rumah sakit, PLN akan menggunakan genset untuk pasokan listrik. Di wilayah Kota Takengon, PLN akan memaksimalkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang tersedia. Masyarakat diimbau untuk tidak panik, karena pemadaman listrik hanya akan berlangsung siang hingga sore di wilayah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Relokasi menara saluran tegangan tinggi tersebut merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik masyarakat, terutama di wilayah potensi terdampak bencana. Hal ini juga menjadi langkah antisipasi PLN terhadap gangguan potensial akibat longsor. PLN terus berusaha menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat di Provinsi Aceh dengan tindakan preventif seperti pemindahan menara jaringan listrik. Pemantauan dan perpanjangan tanggap darurat bencana juga tetap dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketersediaan listrik bagi masyarakat yang terdampak potensi bencana di Aceh.
