BPBD Aceh Besar Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Cuaca Ekstrem
Banda Aceh (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar mengimbau kepada masyarakat di daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang.
Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyampaikan bahwa cuaca ekstrem yang melanda Aceh Besar telah menyebabkan sejumlah kejadian di wilayah tersebut. Data BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan berlangsung hingga 4 Juli 2026.
Kondisi Cuaca Berdampak, Masyarakat Diingatkan untuk Selalu Waspada
Data BPBD Aceh Besar mencatat 14 kejadian akibat cuaca ekstrem sejak awal tahun hingga Juli 2026. Masyarakat diharapkan dapat melakukan mitigasi mandiri untuk menghadapi bencana hidrometeorologi serta menjauhi kawasan rawan bencana.
Ridwan Jamil menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi cuaca ekstrem. Langkah preventif dapat diambil dengan menghindari daerah rawan longsor dan mewaspadai pohon tumbang akibat angin kencang. Aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi saat terjadi angin kencang untuk menghindari risiko.
Antisipasi Potensi Bahaya dan Lindungi Lingkungan Sekitar
Bagi nelayan atau warga yang beraktivitas di sekitar perairan laut, perhatikan kondisi cuaca dan gelombang tinggi guna memastikan keselamatan. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan dan saluran drainase merupakan langkah preventif untuk mencegah genangan dan banjir.
BPBD Aceh Besar juga meminta masyarakat untuk segera menghubungi pihak berwenang jika mengalami kondisi darurat terkait cuaca ekstrem di wilayah mereka.
