BAMDA ACEH – Penghentian sementara pembangunan pabrik semen di Laweung oleh PT Semen Indonesia Aceh (SIA) akan sangat merugikan daerah. Sumber Daya Alam (SDA) bahan baku semen di Laweung harus segera diolah untuk kesejahteraa masyarakat.

Hal tersebut disampaikan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Pidie, Aceh, Ghazali Abbas Adan. Menurutnya, bahan baku yang akan diolah menjadi semen di Laweung itu anugerah Allah yang sangat berharga. Oleh karenanya anugerah Allah itu harus disyukuri dengan mengolahnya.

“Dengan pengolahan itu Insya Allah langsung atau tidak langsung akan memberi kesejahteraan kepada masyarakat Laweung dan sekitarnya khususnya, dan masyarakat Aceh umumnya,” lanjut Ghazali Abbas Adan.

Ia mengaku sangat terkejut dengan adanya penghentian sementara itu. Ia berharap segara persoalan dapat segera diselesaikan. “Rasanya bagai halilintar di siang bolong ketika mendapat kabar bahwa usaha mengolah anugerah Allah itu dihentikan oleh investor, kendati dibahasakan penghentian sementara,” ujarnya, Sabtu, 14 Oktober 2017.

Ghazali Abbas Adan sangat yakin cukup banyak masyarakat yang sangat mengharapkan proses upaya pengolahan bahan baku anugerah Allah itu menjadi komoditas jangan sampai terhenti, apalagi apa bila terjadi penghentian secara permanen. “Ini sungguh sangat merugikan. Terus terang saya sangat sedih apa bila proses pendirian pabrik semen di Laweung itu terhenti,” tegasnya.

Untuk mengolah SDA itu lanjut Ghazali Abbas Adan tentu memerlukan modal, baik modal dana maupun ilmu pengetahuan. “Kita sangat bergembira setelah mendengar adanya investor yang memiliki modal dan dengan ilmu pengetahuan akan mengolah anugrah Allah itu,” jelasnya.

Karena itu Ghazali Abbas Adan berharap, pendirian pabrik semen Laweung itu harus menjadi kenyataan, karena akan sangat sia-sia bila SDA yang ada di Laweung dan sekitarnya itu terbengkalai tanpa bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kalau ada sisa permasalahan berkaitan dengan pendirian pabrik semen itu, saya sangat mengharapkan dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana, niscaya proses pembangunan akan terus berlanjut, untuk kemudian di Laweung akan berdiri pabrik semen dengan megah, dan dalam waktu yang bersamaan akan melahirkan dampak positif dengan multiplier effect bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here