Indonesia menghadapi ironi di era digital saat ini, di mana Generasi Z mendominasi dunia maya namun kecepatan internet mobile masih tertinggal dari negara Laos. Data terbaru dari Speedtest Global Index Desember 2025 menunjukkan penurunan posisi Indonesia dibandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara. Meskipun jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai angka 230 juta, kualitas koneksi internet masih menjadi hambatan besar dalam mengakselerasi ekonomi digital di negara ini.
Peringkat kecepatan internet mobile Indonesia turun dua tangga menjadi posisi 75 dari 105 negara dunia. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia hanya berada di posisi kedelapan dari sembilan negara, hanya di atas Laos. Kecepatan unduh rata-rata seluler Indonesia adalah 52,73 Mbps, jauh tertinggal dari Brunei Darussalam dan Singapura yang menduduki peringkat tertinggi di dunia.
Kendala utama dalam pembangunan infrastruktur digital di Indonesia saat ini melibatkan tantangan geografis dan kebutuhan investasi yang besar. Hal ini mengindikasikan perlunya langkah konkret untuk meningkatkan kualitas koneksi internet di Indonesia guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang lebih optimal.
