Wednesday, May 20, 2026

Penetapan Idul Fitri Pada Sabtu 21 Maret 2026 oleh Pemerintah

Share

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah akan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil setelah hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag RI menunjukkan bahwa tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Menurut Menteri Agama, Nasaruddin Umar, tinggi hilal di wilayah Indonesia masih di bawah ufuk, dengan ketinggian antara 0⁰ 54′ 27″ (0,91⁰) sampai 3⁰ 07′ 52″ (3,13⁰) dan sudut elongasi berada pada 4⁰ 32′ 40″ (4,54⁰) sampai 6⁰ 06′ 11″ (6,10⁰). Kriteria MABIMS menetapkan bahwa awal bulan hijriah ditetapkan jika hilal memiliki tinggi minimal 3 derajat dan elongasi mencapai 6,4 derajat.

Dalam Sidang Isbat ini, Nasaruddin Umar juga menegaskan bahwa tim rukyatul hilal di 117 titik di seluruh Indonesia melaporkan bahwa hilal tidak terlihat. Oleh karena itu, metode yang diterapkan adalah istikmal atau menyempurnakan bilangan bulan menjadi 30 hari.

Menag Nasaruddin Umar berharap keputusan ini memungkinkan umat Muslim di Indonesia merayakan Idul Fitri dengan sukacita dan menjadi simbol persatuan. Dia juga mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga keamanan, ketentraman, dan ketertiban selama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Berita ini telah dipublikasikan di Antaranews.com dengan judul: “Pemerintah tetapkan Idul Fitri jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026.”

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru