Tuesday, April 21, 2026

Pencinta alam mahasiswa Unpad wujudkan program air bersih di Aceh Tamiang

Share

Masyarakat Desa Pahlawan, Kabupaten Aceh Tamiang, mendapatkan bantuan program air bersih berupa toren/tandon dan filter dari Pecinta Alam Mahasiswa dan Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Palawa-IKA Unpad). Filter air tersebut telah terbukti mampu mengolah air keruh menjadi air layak konsumsi tanpa perlu direbus. Bantuan ini diberikan sebagai respons terhadap krisis air bersih yang terjadi setelah banjir pada akhir November 2025 di Aceh Tamiang. Sumur warga tertimbun lumpur dan kemudian mengalami kekeringan yang mengakibatkan masyarakat mengandalkan bantuan air dari berbagai instansi.

Program air bersih yang direalisasikan oleh Palawa-IKA Unpad ini bertujuan untuk memberikan akses air bersih yang lebih mudah bagi masyarakat terdampak bencana. Selain itu, mereka juga berencana untuk membangun sumur bor sebagai sumber air baku agar tidak terus bergantung pada pasokan air bersih dari pihak ketiga. Selama ini, warga Desa Pahlawan hanya mengandalkan bantuan air dari pemerintah dan swasta karena sebagian besar tidak berlangganan PDAM dan lebih memilih membuat sumur bor sendiri.

Koordinator Relawan Palawa dan IKA Unpad, Riza Fahriza, menyampaikan bahwa tim terus berkomunikasi dengan relawan di daerah bencana di Sumatera, termasuk Aceh Tamiang, untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat pasca bencana. Program ini juga menggalang donasi dari masyarakat untuk membantu korban bencana, termasuk persiapan perlengkapan shalat untuk bulan Ramadhan. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Pahlawan dapat memiliki akses air bersih yang aman dan terjamin.

Source link

Berita Lainnya

Berita Terbaru