Distara Aceh Timur Salurkan Bantuan Pestisida untuk Menghadapi Serangan Tikus
Di tengah serangan tikus yang semakin masif di Kabupaten Aceh Timur, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distara) setempat bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan pestisida kepada petani. Langkah ini diambil sebagai upaya awal untuk mengendalikan populasi tikus yang merusak sawah dan menimbulkan kerugian bagi petani di daerah tersebut.
Petani Terdampak Mendapatkan Bantuan Pestisida
Kepala Bidang Perlindungan Tanaman Distara Aceh Timur, Faisal Fahmi, menyatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan pestisida kepada kelompok tani yang terdampak. Namun, kendala persediaan pestisida yang terbatas menjadi tantangan dalam penanganan serangan tikus yang meluas, terutama di Kecamatan Madat.
Faisal juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi dalam penanggulangan masalah ini. Dengan luas serangan yang cukup besar, koordinasi antara berbagai tingkatan pemerintahan sangat diperlukan untuk mengatasi dampak buruk dari serangan tikus ini.
Bantuan Pestisida Disalurkan ke Kelompok Tani
Selain menunggu bantuan dari instansi pemerintah lainnya, Distara Aceh Timur juga telah menyalurkan pestisida kepada sejumlah kelompok tani di daerah tersebut. Di Kecamatan Pante Bidari, bantuan pestisida jenis Kresnakom disalurkan kepada lima kelompok tani di Gampong Keupula Dua. Setiap kelompok menerima delapan kilogram pestisida, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai 40 kilogram.
Untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut dalam pengendalian hama, kelompok tani yang membutuhkan diharapkan dapat berkoordinasi langsung dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur melalui ketua kelompok tani setempat.
