Pemulihan Kelistrikan Di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Telah 100 Persen Dipulihkan
PT PLN (Persero) ULP Blangkejeren, UP3 Langsa, Unit Induk Distribusi (UID) Aceh mengumumkan bahwa progres pemulihan kelistrikan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh setelah banjir dan longsor mencapai 100 persen. Manajer ULP Blangkejeren, Isnan Ananda, menyatakan bahwa semua desa yang dilayani oleh jaringan PLN kini sudah dinyalakan sepenuhnya. Pihaknya berhasil memulihkan kelistrikan di sekitar 75 desa yang menerima pasokan listrik dari PLN setelah bencana banjir. Namun, situasi desa yang menerima pasokan dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) masih belum jelas.
Isnan menjelaskan bahwa kerusakan kelistrikan di Gayo Lues setelah bencana lebih terkait dengan banyaknya tiang listrik yang roboh dan kerusakan pada jaringan. Tim fokus pada memperbaiki masalah tersebut dan berhasil menyelesaikannya pada Minggu (8/2) lalu. Kerusakan tersebar di beberapa kecamatan, dengan mayoritas tiang tumbang dan jaringan listrik rusak, namun proses pemulihan terus berjalan.
Setelah terhalang oleh akses jalan yang putus di awal bencana, mobilitas material dan personel mengalami hambatan dalam melakukan perbaikan. Namun, dengan membaiknya kondisi jalan, proses pemulihan kelistrikan berjalan lebih lancar. Meskipun kelistrikan di Gayo Lues telah pulih, petugas tetap berjaga-jaga untuk mengatasi gangguan layanan yang mungkin terjadi di masa depan.
Menurut laporan PT PLN (Persero), hanya tersisa 13 desa di Aceh yang masih dalam proses pemulihan kelistrikan setelah bencana banjir dan longsor. Dari 13 desa tersebut, delapan berada di Kabupaten Aceh Tengah, sedangkan sisanya tersebar di Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Barat, dan Aceh Tamiang. Proses pemulihan tersebut terus dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang handal di Aceh.
