Polri terus berupaya mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana, khususnya di wilayah pedalaman meliputi Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa upaya pemulihan dilakukan dengan mengerahkan alat berat untuk memperbaiki dan membuka kembali akses jalan warga pedalaman. Salah satu alat berat yang digunakan adalah ekskavator bantuan Polri, yang digunakan untuk membersihkan badan jalan dari material banjir serta membuat parit atau drainase jalan.
Pengerahan alat berat seperti ekskavator bantuan Polri dilakukan di beberapa wilayah, di antaranya Dusun Bidari menuju Dusun Seleumak, Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Pembuatan parit ini bertujuan untuk memperlancar aliran air, mencegah genangan, dan mengurangi risiko kerusakan jalan akibat hujan. Selain itu, alat berat juga dikerahkan di Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat setempat yang terhambat oleh banjir.
Langkah-langkah pemulihan ini merupakan komitmen Polri dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur dasar, sosial, dan ekonomi masyarakat pasca bencana banjir. Diharapkan dengan adanya pengerahan ekskavator, wilayah terdampak bencana, terutama di daerah pedalaman Kabupaten Aceh Utara, dapat segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas. Polri bersama pemangku kepentingan terkait terus memantau dan mengevaluasi di lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
Dengan kehadiran Polri dan para pemangku kepentingan, diharapkan pembukaan akses jalan di Langkahan dapat segera terwujud, sehingga kehidupan masyarakat dapat segera normal kembali.
