Banda Aceh – Dalam rangka pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 Hijrah/2026 Masehi, Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan Perikanan menurunkan tim kesehatan hewan untuk memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih sehat dan dagingnya aman dikonsumsi.
Tim Kesehatan Hewan Terjun ke Lapangan
Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan Perikanan Kota Banda Aceh, Iskandar, mengungkapkan bahwa tim kesehatan hewan kurban yang terdiri dari 10 orang akan bekerja sama dengan tim Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 18 orang. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pengawasan terhadap penyembelihan hewan kurban menjadi lebih maksimal.
Pengawasan di Berbagai Lokasi Penyembelihan
Tradisi penyembelihan hewan kurban umumnya dilakukan di masjid dan meunasah di setiap desa atau gampong. Oleh karena itu, tim akan mendatangi berbagai lokasi penyembelihan untuk memastikan kesehatan hewan sebelum dipotong. Selain itu, pihak Pemkot juga melibatkan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) untuk memastikan proses penyembelihan sesuai syariat Islam.
Iskandar menegaskan bahwa pentingnya pengawasan kesehatan hewan kurban guna memastikan bahwa daging yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Dengan adanya kerjasama antara tim kesehatan hewan dan MPU, diharapkan proses penyembelihan hewan kurban dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
