Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, menyalurkan bantuan tradisi meugang untuk menyambut bulan suci Ramadhan kepada 98 desa atau gampong yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan tersebut senilai Rp4,9 miliar dan diterima melalui rekening kas umum daerah Kabupaten Pidie Jaya. Tradisi meugang, yang merupakan bagian dari budaya masyarakat Aceh, dirayakan menjelang bulan suci Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri, dan Idul Adha.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menjelaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dalam merayakan tradisi meugang. Selain itu, bantuan tersebut juga bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pengembangan usaha peternakan produktif di tingkat gampong. Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas perhatiannya terhadap masyarakat Pidie Jaya yang terdampak bencana.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat, tradisi meugang tetap terjaga, dan ekonomi produktif masyarakat semakin berkembang. Semua ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun kemajuan dan ketahanan masyarakat Aceh.
