Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus mendorong Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) untuk menggali potensi daerah mulai dari tingkat desa. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemandirian badan usaha secara berkelanjutan. Bupati Aceh Selatan, Mirwan, menyatakan bahwa banyak potensi usaha yang dapat dikembangkan oleh BUMG, terutama dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di desa masing-masing.
Contohnya adalah pengembangan usaha budi daya lebah madu trigona atau kelulut yang dilakukan oleh BUMG di Gampong Madat, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Usaha budi daya tersebut tidak hanya mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian warga.
Menurut Bupati Mirwan, pengembangan potensi usaha dari sumber daya alam seperti madu trigona merupakan langkah yang patut diapresiasi. Usaha ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan. Pemerintah daerah pun mendorong BUMG di wilayah lain untuk mengembangkan usaha budi daya lebah madu trigona guna menjadi produk unggulan Kabupaten Aceh Selatan.
Diharapkan, pengembangan usaha budi daya lebah madu trigona ini dapat menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat setempat dan membuka peluang usaha baru. Bupati juga berharap agar produk madu trigona ini dapat dikenal tidak hanya secara lokal, namun juga di tingkat nasional bahkan internasional. Hal ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat yang memiliki potensi untuk berkembang.
